Kesibukan sehari-hari sering menyebabkan kita tidak memperhatikan asupan makanan yang kita masukkan ke dalam tubuh. Padahal, tubuh kita membutuhkan makanan bernutrisi.
Salah satu solusi praktis adalah mencoba tips #SadarRisiko MASINDO melalui metode yang dikenal dengan food prep yaitu mempersiapkan makanan sehat terlebih dahulu selama jangka waktu tertentu ke depan. Tidak hanya menghemat waktu, food prep juga bisa mengurangi risiko bahan baku yang terbuang karena tidak terpakai, selain menghemat anggaran belanja karena mengurangi dorongan untuk jajan.
Dengan melakukan food prep, kita dapat menghemat waktu, uang, sekaligus memastikan asupan bernutrisi dan higienis untuk tubuh kita. #KurangiRisiko dengan selalu mencuci tangan sebelum memulai proses food prep serta menggunakan alat masak dan permukaan kerja yang bersih. Selain itu, simpan makanan pada suhu yang tepat dalam wadah yang tepat agar makanan yang kamu siapkan terjaga sanitasi dan kualitasnya.
Apakah Sobat #SadarRisiko sudah pernah ada yang mencoba food prep? Ceritakan pengalamanmu di kolom komentar yuk!
Tetap ikuti informasi menarik lainnya di website dan media sosial MASINDO untuk tips kesehatan dan gaya hidup cerdas. Salam sehat, Sobat #SadarRisiko! #KurangiRisiko #SadarRisiko
Masyarakat, khususnya mereka yang berusia di atas 18 tahun, memiliki peran krusial dalam menciptakan perubahan positif sebagai upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045. Partisipasi mereka mampu mengurangi risiko yang dapat menghambat kemajuan di berbagai aspek kehidupan. Hal inilah yang membuat Masyarakat Sadar Risiko (MASINDO) menginisiasi acara talkshow bertajuk “Unleashing Youth Power in Shaping the Future: Partisipasi Generasi Muda & Pembuatan Kebijakan Berbasis Sadar Risiko” sebagai upaya untuk mendorong masyarakat terlibat aktif dalam pembuatan kebijakan publik yang tepat.
Digital fatigue merupakan kondisi kelelahan mental dan fisik yang timbul akibat terlalu lama terpapar perangkat digital. Gejala yang sering muncul, antara lain, mata lelah dan kering, sakit kepala yang berkelanjutan serta sulit berkonsentrasi. Rasa kewalahan dengan notifikasi yang terus masuk juga dapat menimbulkan rasa cemas, hingga kesulitan beristirahat dan tidur di malam hari.
Minimnya kesadaran masyarakat Indonesia terhadap risiko di sekitarnya dan cara menanggulanginya mendorong terbentuknya Masyarakat Sadar Risiko Indonesia (MASINDO)