#SadarRisiko

#SadarRisiko adalah awal kebijaksanaan: dimulai dengan berpikir tentang “nanti bagaimana?”, bukan “bagaimana nanti”.

Langkah bijak untuk #KurangiRisiko adalah jalan menuju hidup yang lebih sehat dan sejahtera.”

Dimas Syailendra Ranadireksa

Ketua Masyarakat Sadar Risiko Indonesia (MASINDO)

Bagaimana kita bisa #SadarRisiko?

Risiko dapat kita temui dimana saja dalam kehidupan kita sehari-hari. Untuk mencegahnya, budaya #SadarRisiko mengedepankan kebijaksanaan dalam berpikir dan menilai suatu kondisi yang berpotensi berdampak terhadap kehidupan sehari-hari. Kebijaksanaan ini dimulai melalui mengedepankan cara berpikir nanti bagaimana bukan bagaimana nanti dalam mengambil suatu keputusan.

Yuk jadi #SadarRisiko bersama MASINDO

MASINDO mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam budaya #SadarRisiko dan menerapkan strategi-strategi #KurangiRisiko demi masa depan yang lebih sehat dan sedikit risiko.

Cari tahu lebih lanjut melalui informasi di bawah ini

Boedi Rheza: Edukasi Kesadaran Limbah Plastik dan Upaya Pengurangannya
Boedi Rheza: Edukasi Kesadaran Limbah Plastik dan Upaya Pengurangannya

Kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, termasuk pengurangan limbah plastik, semakin berkembang di masyarakat Indonesia. Namun, dengan berkembangnya kesadaran akan dampak limbah plastik ini, masih banyak orang tidak mengetahui upaya-upaya yang bisa dilakukan secara individu dan kolektif untuk #KurangiRisiko yang diakibatkan oleh plastik.

Masindo Ajak Masyarakat Indonesia Tumbuhkan Budaya Sadar Risiko
Masindo Ajak Masyarakat Indonesia Tumbuhkan Budaya Sadar Risiko

Masindo aktif mengedukasi terkait konsep pengurangan bahaya (harm reduction) guna mengurangi risiko kesehatan, lingkungan, dan sosial terkait dengan kebiasaan tertentu. Konsep pengurangan bahaya memperkenalkan masyarakat pada alternatif yang lebih rendah

Langkah #KurangiRisiko Akibat Polusi Saat Beraktivitas di Luar Ruangan
Langkah #KurangiRisiko Akibat Polusi Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Polusi udara adalah salah satu masalah lingkungan mendesak yang dihadapi kota besar, seperti Jakarta. Hampir setiap hari, kualitas udara di Jakarta melampaui ambang batas Particulate Matter (PM) yang ditetapkan oleh WHO hingga 8 sampai 12 kali lipat. Tidak heran, Jakarta nyaris selalu menduduki peringkat 15 besar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.

Ikuti media sosial MASINDO!

Cek postingan dari kami untuk tips memulai #SadarRisiko!