Ketua Masyarakat Sadar Risiko Indonesia (MASINDO)
Risiko dapat kita temui dimana saja dalam kehidupan kita sehari-hari. Untuk mencegahnya, budaya #SadarRisiko mengedepankan kebijaksanaan dalam berpikir dan menilai suatu kondisi yang berpotensi berdampak terhadap kehidupan sehari-hari. Kebijaksanaan ini dimulai melalui mengedepankan cara berpikir nanti bagaimana bukan bagaimana nanti dalam mengambil suatu keputusan.
MASINDO mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam budaya #SadarRisiko dan menerapkan strategi-strategi #KurangiRisiko demi masa depan yang lebih sehat dan sedikit risiko.
Masyarakat Sadar Risiko Indonesia (MASINDO) aktif mengedukasi terkait pengurangan bahaya di berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan. MASINDO menggelar webinar yang mengangkat tema 'Upaya Preventif & Sadar Risiko Penyakit Tidak Menular', sekaligus untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional 2023 pada Kamis (30/11/2023). Acara yang berlangsung di Jakarta ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat mendorong aksi dan meningkatkan kesadaran tentang Penyakit Tidak Menular (PTM) di Indonesia.
Masindo aktif mengedukasi terkait konsep pengurangan bahaya (harm reduction) guna mengurangi risiko kesehatan, lingkungan, dan sosial terkait dengan kebiasaan tertentu. Konsep pengurangan bahaya memperkenalkan masyarakat pada alternatif yang lebih rendah
Sobat MASINDO, prevalensi perokok dewasa di Indonesia terus menjadi isu kesehatan yang menjadi sorotan. Hasil Global Adult Tobacco Survey (GATS) 2021 yang diluncurkan Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa terjadi penambahan jumlah perokok dewasa sebanyak 8,8 juta orang dalam sepuluh tahun terakhir, yaitu dari 60,3 juta pada 2011 menjadi 69,1 juta perokok pada 2021.