Sumber Gambar: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan pada tahun 2025 dan 2026 akan datang lebih awal dari biasanya.
Hujan memang menyegarkan dan mengisi kembali sumber air, tetapi curah tinggi juga membawa risiko bencana. Saat tanah jenuh air dan, sehingga bisa menyebabkan banjir, longsor. Fenomena La Nina memperbesar peluang curah hujan ekstrem di berbagai wilayah.
Sebelum bencana datang, mari kenali risiko di sekitar kita dan lakukan langkah-langkah sederhana
berikut.
Gotong royong membersihkan saluran air, berbagi informasi cuaca, membantu lansia dan penyandang disabilitas, serta menjaga lingkungan dari sampah serta melakukan penghijauan akan turut mengurangi risiko.
Musim hujan tidak bisa dihindari, tapi dampaknya bisa dikurangi.
Tetap siaga, tetap waspada, tetap #SadarRisiko!
Sebarkan artikel ini serta informasi lainnya dari MASINDO agar lebih banyak orang siap menghadapi
musim hujan maupun risiko yang mengintai lainnya.
Mari jadikan #SadarRisiko dan #KurangiRisiko bagian dari kehidupan kita sehari-hari!
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan pada tahun 2025 dan 2026 akan datang lebih awal dari biasanya.
Kejahatan siber menjadi ancaman serius di era digital saat ini, termasuk di Indonesia. Salah satu isu utama yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran masyarakat tentang risiko dan tindakan pencegahan. Maka itu, Masyarakat Sadar Risiko Indonesia (MASINDO) mengajak pembaca untuk mengenal berbagai bentuk kejahatan siber yang mengancam, langkah-langkah pencegahan, serta tindakan yang dapat kita ambil jika menjadi korban kejahatan siber.
Sobat #SadarRisiko, pernahkah merasa tidak pede akibat bau asap yang menempel di tubuh dan pakaian? Penyebab utamanya adalah TAR, zat hasil proses pembakaran yang ada dalam asap. TAR mudah menempel pada rambut, pakaian, dan permukaan lain—dan lebih parahnya, bersifat karsinogenik serta dapat mengendap di paru-paru jika terhirup terus-menerus.