Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 629 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah di Indonesia sepanjang tahun 2024. Tahukah Sobat #SadarRisiko bahwa beberapa kebiasaan kecil yang tampaknya sepele bisa meningkatkan risiko kebakaran? Mari kita bahas agar lebih #SadarRisiko dan bisa #KurangiRisiko kebakaran di sekitar kita.
Di bawah ini adalah kegiatan sehari-hari yang kita lakukan, yang dapat menjadi sumber risiko kebakaran:
Jadi apa saja langkah-langkah yang dapat Sobat #SadarRisiko lakukan untuk #KurangiRisiko kebakaran?
Sobat #SadarRisiko, pencegahan kebakaran dimulai dari kebiasaan dan kewaspadaan kita sehari-hari. Bersama-sama kita bisa semakin #SadarRisiko dan #KurangiRisiko kebakaran dengan menerapkan kebiasaan aman di rumah dan lingkungan kita. Untuk informasi lebih lanjut mengenai topik-topik lain agar lebih #SadarRisiko dan #KurangiRisiko, temukan di laman online dan media sosial #MASINDO.
Tahukah Sobat #SadarRisiko bahwa banyak inovasi yang kita gunakan saat ini muncul dari kesadaran terhadap hal-hal yang berisiko dan berpotensi mengganggu kenyamanan maupun kualitas hidup kita? Ketika kita memahami kondisi di sekitar dan ingin hidup lebih baik, muncul dorongan untuk menciptakan solusi yang lebih efisien, sehat, dan ramah lingkungan.
Sobat #SadarRisiko, pernahkah kalian berbaring di tempat tidur selama berjam-jam tanpa bisa tidur, atau sering terbangun di tengah malam dan kesulitan untuk tertidur kembali? Mungkin kalian sedang mengalami insomnia, yaitu gangguan tidur yang membuat seseorang sulit memulai tidur atau mendapatkan kualitas tidur yang baik. Kondisi ini bisa berlangsung dari beberapa hari hingga berbulan-bulan.
Kita sering merasa dan mengatakan “Aman…” ketika ditanya mengenai keadaan kita, padahal sebenarnya lagi merasa cemas, gelisah, atau banyak pikiran. Tahukah kamu kalau tubuh kita sebenarnya sulit dibohongi saat sedang mengalami stress? Saat mengalami stres, tubuh langsung bereaksi dengan memproduksi hormon kortisol dan membuat organ-organ berada dalam mode siaga. Karena itu, meskipun terlihat tenang di luar, tubuh tetap menunjukkan tanda-tanda tekanan.